tangis...
yang tak luput dari sapuan kabut...
entah untuk apa berpapcu..dalam derainya ..
terjatuh luluh dalam kisi-kisi wajah.
ntah kemana akan berujung..
tangis..
dalam kelunya biru..
selalu beruntut..tak tersambut oleh usap..
biarkan..
( sampai sesak itu kan sirna )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar