Seorang teman suatu saat datang kepadaku dan mengadu. Dalam keluhnya dia berkata :
" mbak.., aku jengkel dan muak dgn suamiku, hidup berumah tangga kok yg rekasa saya. Saya ini dah kerja, jd tulang punggung keluarga, ngubengke duit biar cukup, masih muter otak bgm nambah income..dirumah jg handle gawean rumah, ngurusi anak2, sampai masalah sekolahnya..e.e.e kok suami cma enak2 an. Cuma tidur dan nglayap ga genah, ga mau tahu kebutuhan rumah, semau gue..dah gitu masih minta dilayani lagi..egois sekali dia..lha saya ini istri apa budak "
nampak emosinya benar2 memuncak, rona mukanya memerah menahan marah..
" sabar..tenang aja " jawabku kalem..
"..mau sabar gimana..tenang apaan? " nada itu smk tinggi memekik..duh..
" iya sabar..tenang..jika waktunya tiba kamu mjd janda, nilai jualmu masih tinggi, karena laki2 akan mencari istri yg berkarakter sptmu, yg bisa ngopeni keluarga, pekerja keras, dan mau melayani suami. Laki2 skr tak hanya mencari wajah cantik, cantik tak berkarakter kurang diminati " dan aku masih kalem menjawab
dan kulihat mukanya kembali tersenyum..cerah..sambil berlalu dia berucap
" makasih mbakyu ku yg cantik "
dan dalam hati aku menggerutu, emang dari dulu aku dah cantik..kok baru tau..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar