Secercah cahaya mentari…
Menyibak tirai mendung yang bergelayut
Menyapa embun pagi
Membelai lembut kelopak bunga-bunga
Perlahan kabutpun menghindar oleh sapaannya
Mentari pagi tersenyum
Menebar kehangatan nyata
Tak peduli meski banyak yang mencerca ataupun memuja
Kau tetap berkarya sebagaimana adanya
Kesetiaan yang kau punya tak tergoyahkan oleh masa
Sanggupkah aku sepertimu?
Melakukan kodrat dengan sempurna?
Meski kesendirian yang mengawinimu
Totalitas yang kau beri mampu mengubah semua yang ada
Kau hanya diam dan memancar, itu kodratmu, dan kau setia
Tak pernah kau berkeluh ke Sang Pencipta “aku bosan!”
Mentari, apa jadinya bila kau keluar dari kodratmu?
Mentari tetaplah seperti sekarang ini,
Dalam asuhan sang pencipta
Untuk berkarya dalm jalanmu
Jangan ingkari kodratmu
Itulah yang membuat kau menjadi berarti
Menyibak tirai mendung yang bergelayut
Menyapa embun pagi
Membelai lembut kelopak bunga-bunga
Perlahan kabutpun menghindar oleh sapaannya
Mentari pagi tersenyum
Menebar kehangatan nyata
Tak peduli meski banyak yang mencerca ataupun memuja
Kau tetap berkarya sebagaimana adanya
Kesetiaan yang kau punya tak tergoyahkan oleh masa
Sanggupkah aku sepertimu?
Melakukan kodrat dengan sempurna?
Meski kesendirian yang mengawinimu
Totalitas yang kau beri mampu mengubah semua yang ada
Kau hanya diam dan memancar, itu kodratmu, dan kau setia
Tak pernah kau berkeluh ke Sang Pencipta “aku bosan!”
Mentari, apa jadinya bila kau keluar dari kodratmu?
Mentari tetaplah seperti sekarang ini,
Dalam asuhan sang pencipta
Untuk berkarya dalm jalanmu
Jangan ingkari kodratmu
Itulah yang membuat kau menjadi berarti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar