Minggu, 22 Agustus 2010

suatu senja di taman

: sore di taman, dalam diam

hidup berkerubut..riuh...
membajak setiap waktu yg tak kunjung kusut..
dan setiap daya terpaut hanya unt beringsut dari perdaya yg manggut2

gerah menjamah, atas hidup yg tercarut barut..
hendak bertepi sesaat.. namun terseret jua
:aku tak kuasa menghempas dr tarikan ombaknya

dalam terhuyung tetap gegap melaju
tak menghitung kapan sampai..dan tak perlu dihitung berapa

hela panjang menemai..
membungkus hari2 mjd kado indah..
kenangan abadi sebelum ajal menjelang

(meski bau kematian itu telah kucium, namun langkah tak akan surut)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar