Aku tersungkur dalam duka,
Yang kau berikan kepadaku
Kau torehkan luka-luka yang dalam untuk kesenangan
Dari waktu ke waktu
Kubiarkan luka itu bertambah dan bertambah
Namun tak dapat kuberlari darimu
Meski sakit kurasa
Aku terkapar dalam cinta yang menyiksa
Terhanyut dalam lara
Kesia-siaan yang hampa menyelimutiku
Dari waktu ke waktu
Dalam tangisku yang sumbang, aku bernyanyi
Melantunkan kidung-kidung sesal
Dan kutarikan sebuah tarian hati
Diatas puing-puing kehancuran
Hay lihat….
Aku sedang tertawa dalam tangisan
Dan memanjatkan doa kehampaan
Di dalam penantian yang tak kunjung datang
Dalam asa yang yang menghilang
Satu-satu kembali kuhitung lukaku
Kurasakan pedihnya….
Kulihat……
Dan kumiliki
Kubiarakan dia ada
Karena dari situlah aku dapat memilikimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar